Cerita Sex Terbaru : Nikmatnya Seks Dengan Cewe Desa

2748 views

cerita Sex, Sex Hot teranyar, cerita berumur, Ngentot Cerita Sex teranyar: Nikmatnya gender atas Cewe dukuh – Perkenalkan julukan aku Algan, aku berawal dari bandung serta dari minim aku bercokol dibandung bersama-sama bunda serta aba aku, ketika ini aku lagi sekolah kategori 3 SMA di salah satu sekolah negeri di kota bandung, sehari2 aku cuma sekolah, berbalik, bantu2 bunda serta bermain bersama-sama teman2 seangkatan, melakukan PR serta nonton Tv ataupun bermain gim serupa lazimnya anak muda pad aumumnya, pengetahuan aku dalam keadaan sex berasal ketika bunda aku membujuk aku beristirahat di dukuh lokasi kelahiran bunda, pasti aja lokasi kelahiran aku pula karna aku alih ke bandung ketika aku baya 5 tahun ataupun ketika aku ingin masuk TK, hari itu ialah hari prei medio semester serta aku prei amat jauh karna bertepatan sekolah aku direhab balik biar gedung2 yang cedera jadi lebih bagus serta enggak mematikan anak didik siswi ketika cara berlatih.

Hari itu hari jum`at aku serta bunda aku angkat kaki memakai bus dampingi kota menuju satu buah dukuh di jawa lagi, julukan desanya ialah dukuh Pucukwaru di dukuh ini segala penduduknya lagi amat konservatif sekali, terlebih di dukuh ini lagi sedikit alat transportasi cakra empat ataupun mobil jadi dari pangkalan ke dukuh aku terdesak mesti memakai jaket aojek, jauh pangkalan atas dukuh kira2 satu jam lebih, jauh serta kira-kira terasing benar, akan tetapi orang2 serta keadaan dukuh ini membikin aku demen bercokol lamban di dukuh ini, karna benar disini telah terdapat listrik, jadi TV, DVD, gim serta lain2 dapat aku nikmati disini, terlebih jaringan telepon selular buat internet pula agak laju, malam sekeliling pukul 9 aku hingga di dukuh itu, aku serta bunda yang membawa benda melimpah serupa busana ganti serta buah2an buat oleh2 juga disambut bahagia oleh bulik aku, ialah bulik Yarmi bini dari pamanku ataupun mamak, dia ialah adik dari ibuku yang nomer dua, sebaliknya adik ibuku yang terakhir pula perempuan berjulukan bulik Yarma yang bercokol di semarang bersama-sama aki aku, lagi aki aku telah wafat 2 tahun kemudian, aku serta bunda langsung masuk kerumah yang agak besar walaupun gedung telah cukup berumur akan tetapi terawat serta bersih, tampaknya bulik yarmi ialah bentuk tubuh yang giat, maklum lah orang dukuh yang utun tentu rajin2.

lamban kita berempat aku, bunda, bulik yarmi serta palik seno berbual serta saling berbicara sampai larut malam serta bunda merasa ngantuk, kita semuapun pula ngantuk, kita pergi tidur masing2, ibuku menentukan tidur dikamar, lagi mamak serupa bulik tidur dikamar mereka, aku seorang diri menentukan buat tidur di depan TV karna disana luar serta lezat bikin tidur, berat kaki pula mesti alih kekamar karna udah amat erak.

Cerita Dewasa Terbaru – Ngentot dengan Cewe Desa

Dingin nya angin malam serta nyamuk2 bandel membikin aku tersadar di malam hari sekeliling pukul 2 dini hari, aku atas berat kaki menyusul ibuku alih ke kamar buat tidur serempak bunda, sehabis membuka pintu perlahan-lahan serta masuk biar enggak menjagakan bunda aku amat terkejut memandang posisi tidur bunda aku yang miring, akan tetapi gaun nya berburai alhasil menampakan pukang bagus serta celana dalam bunda yang berona putih, birit bunda amat besar serta bundar, lamban aku menikmati pandangan bunda, tidak kerasa kontol aku mengejang serta ngaceng sengaceng2nya, akan tetapi bagaimanapun beliau ialah bunda aku serta aku cuma dapat memandanginya aja, aku enggak ingin serta enggak berani melakukan lebih, sampai aku balik tertidur dalam kondisi ngaceng, pagi harinya pagi2 sekali aku merasa terdapat tangan yang menggenggam kontol ngaceng aku, tidak tahu siapa, boleh jadi bunda aku memeriksa apakah buah hatinya udah berumur apa belum. aku beranjak dari tidur aku, aku memandang bunda telah enggak terdapat di sisi aku, aku pula mengikuti suara sepeda motor mamak aku yang seseorang penjual berlalu pergi angkat kaki berdagang di pasar kota, aku yang lagi kira-kira ngantuk samar2 mengikuti suara wanita2 berdiskusi di belakang, kedengaran nya suara bunda serta bulik yarmi rumpi di belakang boleh jadi di kamar mandi, kamar mandi disini terdapat dibelakang rumah yang berbatasan langsung atas dinding batas yang agak tinggi karna dibelakang telah enggak terdapat rumah, tetapi tumbuhan kaspe serta jagung, serta kamar mandi cuma berbenteng ampel yang berlubang disana-sini jatuh baya cuma hingga dada orang berumur aja, disebelahnya berbatasan langsung atas WC buat campakkan airbesar serta letaknya yang berbatasan langsung atas bidai lokasi mandi amat terbuka serta nyaris enggak tertutup penuhjadi ketika anda mandi bila terdapat orang boker tentu gampang sekali diamati, pagi itu kelihatan bunda lagi eek serta bulik lagi membasuh blus serta sebagian piring serta cangkir kotor, aku tangkap (suara) dialog mereka hal berita bulik yarni yang di semarang serta aki, kala aku menegur mereka bulik aku yang lagi membasuh busana dalam serupa CD serta baju dalam juga terkejut hoalah le.. le.. . mbok betul janganlah ngagetin bulik to, belakang kalau jantung bulik lepas kepye coba? aku menanggapi salah seorang diri ngobrol asik sangat, gk ingat aku hadir serta di ketika aku beres cakap dapat didengar suara dari bunda aku yang lagi eek tuuuuttttt.. .. . brrruuutttttt kemudian aku serta bulik pula bunda sama2 serupa mesem mengikuti suara kentut bunda yang sebelah ditahan serta dikeluarkan eh yu, kentutnya kenapa dapat kayak gitu, belakang kalau tai nya morat-marit terserak kemana2 gimana? hahahaha banyolan bulik aku, aku cuma mesem dengan menggambarkan anus bunda ketika melontarkan tai serta kentut, aku yang lagi ngaceng jadi kian ngaceng, main-main aku membungkuk memandang bulik yang lagi cangkung cuma mengenakan daster pendek tanpa tangan aku memandang bagian dada bulik yang enggak mengenakan baju dalam, karna benar enggak terdapat benang baju dalam di bahu bulik jadi aku benar-benar percaya bulik enggak mengenakan baju dalam, kelihatan putih sekali payudara bulik, pentilnya juga terlihat amat besar, dasar bulik orang dukuh yang banal, aku memandang di ketek ataupun ketiak bulik ditumbuhi bulu yang sngat rimbun serta hitam, boleh jadi bulik sedikit mencukurnya, sedangkan bunda aku pula memiliki bulu ketiak tetapi enggak setebal bulu ketiak bulik, imbuh ngaceng aja aku memandang itu, lagi asik2nya menghayal tiba2 bunda berbicara dari dalam WC le ambilin air gih, bunda ingin cebok saja kurang ingat angkat air, mulanya biu kebelet sangat, aku langsung mengambil baldi serta aku isi air, ditaruh mana ibu? sini masuk, menaruh di dalam, bunda males berdiri, belakang birit bunda belepotan tai lo, kan lagi lekap di anus bunda astaga bunda cabul sangat betul, aku yang kebelet berkemih dari mulanya bimbang ingin berkemih dimana, di WC terdapat bunda yang lagi cebok dengan bersihin memek ataupun kata dukuh sini julukan nya jerit bunda menggosok2 tempiknya tanpa mempedulikan aku, sebaliknya di kamar mandi bulik lagi membasuh serta bertinggung, betul maaf dari bagian pukang bulik aku memandang bulik pula enggak memakai CD, benar ketika cangkung serta membasuh bulik menjangkang serta bulu jembut nya yang luuuuar lazim kasar, rimbun serta hitam bergelintin berhamburan kemana2. saya berkemih dimana ini? bunda sih lamban sangat cebok nya ibuku yang orang jawa menanggapi sek to le, sek ngresiki tempek ki lo aku yang benar dari minim bercokol di bandung minim mengerti maksudnya, tetapi bertahu-tahu aku dia lagi mesterilkan memeknya, telah berkemih disini saja, lagian manukmu kan lagi minim to le, bulik saja tak sampai hati melihatnya tutur bulik aku, aku jadi telentung akan tetapi merasa aktif serta tertantang membuktikan kontol aku dampak kata-kata bulik mulanya, aku cangkung di depan nya kira-kira jauh biar enggak hal basuhan beliau ketika aku berkemih, aku langsung cangkung serta membuktikan kontol aku yang ngaceng serta lagi melontarkan air berkemih, bulik memandang itu serta cuma mesem aja, tiba2 bunda pergi dari WC serta berbicara loh, yang mulanya malam njongat kayak ampel cerucup nyatanya peli mu to le? iyo mbak, peline anakmu wes gedi sangat, sedangkan lagi belum lamban disunat tutur bulik aku, aku cuma tersipu dengan lalu berkemih, belum

Dingin nya angin malam serta nyamuk2 bandel membikin aku tersadar di malam hari sekeliling pukul 2 dini hari, aku atas berat kaki menyusul ibuku alih ke kamar buat tidur serempak bunda, sehabis membuka pintu perlahan-lahan serta masuk biar enggak menjagakan bunda aku amat terkejut memandang posisi tidur bunda aku yang miring, akan tetapi gaun nya berburai alhasil menampakan pukang bagus serta celana dalam bunda yang berona putih, birit bunda amat besar serta bundar, lamban aku menikmati pandangan bunda, tidak kerasa kontol aku mengejang serta ngaceng sengaceng2nya, akan tetapi bagaimanapun beliau ialah bunda aku serta aku cuma dapat memandanginya aja, aku enggak ingin serta enggak berani melakukan lebih, sampai aku balik tertidur dalam kondisi ngaceng, pagi harinya pagi2 sekali aku merasa terdapat tangan yang menggenggam kontol ngaceng aku, tidak tahu siapa, boleh jadi bunda aku memeriksa apakah buah hatinya udah berumur apa belum. aku beranjak dari tidur aku, aku memandang bunda telah enggak terdapat di sisi aku, aku pula mengikuti suara sepeda motor mamak aku yang seseorang penjual berlalu pergi angkat kaki berdagang di pasar kota, aku yang lagi kira-kira ngantuk samar2 mengikuti suara wanita2 berdiskusi di belakang, kedengaran nya suara bunda serta bulik yarmi rumpi di belakang boleh jadi di kamar mandi, kamar mandi disini terdapat dibelakang rumah yang berbatasan langsung atas dinding batas yang agak tinggi karna dibelakang telah enggak terdapat rumah, tetapi tumbuhan kaspe serta jagung, serta kamar mandi cuma berbenteng ampel yang berlubang disana-sini jatuh baya cuma hingga dada orang berumur aja, disebelahnya berbatasan langsung atas WC buat campakkan airbesar serta letaknya yang berbatasan langsung atas bidai lokasi mandi amat terbuka serta nyaris enggak tertutup penuhjadi ketika anda mandi bila terdapat orang boker tentu gampang sekali diamati, pagi itu kelihatan bunda lagi eek serta bulik lagi membasuh blus serta sebagian piring serta cangkir kotor, aku tangkap (suara) dialog mereka hal berita bulik yarni yang di semarang serta aki, kala aku menegur mereka bulik aku yang lagi membasuh busana dalam serupa CD serta baju dalam juga terkejut hoalah le.. le.. . mbok betul janganlah ngagetin bulik to, belakang kalau jantung bulik lepas kepye coba? aku menanggapi salah seorang diri ngobrol asik sangat, gk ingat aku hadir serta di ketika aku beres cakap dapat didengar suara dari bunda aku yang lagi eek tuuuuttttt.. .. . brrruuutttttt kemudian aku serta bulik pula bunda sama2 serupa mesem mengikuti suara kentut bunda yang sebelah ditahan serta dikeluarkan eh yu, kentutnya kenapa dapat kayak gitu, belakang kalau tai nya morat-marit terserak kemana2 gimana? hahahaha banyolan bulik aku, aku cuma mesem dengan menggambarkan anus bunda ketika melontarkan tai serta kentut, aku yang lagi ngaceng jadi kian ngaceng, main-main aku membungkuk memandang bulik yang lagi cangkung cuma mengenakan daster pendek tanpa tangan aku memandang bagian dada bulik yang enggak mengenakan baju dalam, karna benar enggak terdapat benang baju dalam di bahu bulik jadi aku benar-benar percaya bulik enggak mengenakan baju dalam, kelihatan putih sekali payudara bulik, pentilnya juga terlihat amat besar, dasar bulik orang dukuh yang banal, aku memandang di ketek ataupun ketiak bulik ditumbuhi bulu yang sngat rimbun serta hitam, boleh jadi bulik sedikit mencukurnya, sedangkan bunda aku pula memiliki bulu ketiak tetapi enggak setebal bulu ketiak bulik, imbuh ngaceng aja aku memandang itu, lagi asik2nya menghayal tiba2 bunda berbicara dari dalam WC le ambilin air gih, bunda ingin cebok saja kurang ingat angkat air, mulanya biu kebelet sangat, aku langsung mengambil baldi serta aku isi air, ditaruh mana ibu? sini masuk, menaruh di dalam, bunda males berdiri, belakang birit bunda belepotan tai lo, kan lagi lekap di anus bunda astaga bunda cabul sangat betul, aku yang kebelet berkemih dari mulanya bimbang ingin berkemih dimana, di WC terdapat bunda yang lagi cebok dengan bersihin memek ataupun kata dukuh sini julukan nya jerit bunda menggosok2 tempiknya tanpa mempedulikan aku, sebaliknya di kamar mandi bulik lagi membasuh serta bertinggung, betul maaf dari bagian pukang bulik aku memandang bulik pula enggak memakai CD, benar ketika cangkung serta membasuh bulik menjangkang serta bulu jembut nya yang luuuuar lazim kasar, rimbun serta hitam bergelintin berhamburan kemana2. saya berkemih dimana ini? bunda sih lamban sangat cebok nya ibuku yang orang jawa menanggapi sek to le, sek ngresiki tempek ki lo aku yang benar dari minim bercokol di bandung minim mengerti maksudnya, tetapi bertahu-tahu aku dia lagi mesterilkan memeknya, telah berkemih disini saja, lagian manukmu kan lagi minim to le, bulik saja tak sampai hati melihatnya tutur bulik aku, aku jadi telentung akan tetapi merasa aktif serta tertantang membuktikan kontol aku dampak kata-kata bulik mulanya, aku cangkung di depan nya kira-kira jauh biar enggak hal basuhan beliau ketika aku berkemih, aku langsung cangkung serta membuktikan kontol aku yang ngaceng serta lagi melontarkan air berkemih, bulik memandang itu serta cuma mesem aja, tiba2 bunda pergi dari WC serta berbicara loh, yang mulanya malam njongat kayak ampel cerucup nyatanya peli mu to le? iyo mbak, peline anakmu wes gedi sangat, sedangkan lagi belum lamban disunat tutur bulik aku, aku cuma tersipu dengan lalu berkemih, belum

selesai kencing saya giliran bulik berlari kecil menuju Wc sambil berkata pada ibu saya “sebenarnya dari tadi saya kebelet lo mbak yu, mbakyu ngising wae kok lama banget, ngeluarin kambing ya?” “ngeluarin kelapa” canda ibu saya, tak lama saya melihat bulik meletakkan kakinya di kedua sisi Wc dan mengangkat dasternya saya yakin bulik sengaja mengarahkan bokong dan anus nya kemuka saya sambil mengeluarkan kentut nya “brrreeeeetttttttttt…tetetetetet…bbbbrruuuoootttt” kemudian berbalik dan tersenyum, di depan saya saya melihat bulik sedang eek di Wc saya melihat tempik bulik yang berjembut lebat mengeluarkan air kencing nya yang deras dan berwarna kuning, “jjjuuuussstttttsstttttsttttsttttstttttscccccssssssssssssttt” suara tempik bulik saay kencing, sedangkan anus bulik yang juga berjembut tipis2 mengeluarkan eek atau tai yang berwarna kuning kecoklatan sambil kembali bulik terkentut2, mungkinperutnya sakit dari pas ibuku eek tadi, disebelah saya ibu sedang mandi menyiram badan nya dengan air dan menyabuni susu nya, bokong serta tempiknya yang berjembut lebat, tidak lupa dia keramas mengeramasi rambut dan bulu keteknya, saya ngaceng sekali pagi itu, tanggung saya melihat ibu, saya lebih suka melihat bulik yang sedang eek, saya tahu sebenarnya bulik sadar saya sedang melihat dia eek, setelah ibu selesai mandi dan pergi kedalam bulik mulai berkata ‘lihat apa kamu le?” “anu bulik, lihat bambu” “halah wong bambu kok dilihat, bilang aja lagi lihat bulik ngising(eek) ya to?” ‘nggak kok bulik” takut juga saya melihat ekspresi wajah bulik “belum pernah ngerti tempik ya le?” “udah
bulik’ “dimana?”
“di film porno bulik”
“hhmmmmm, sering lihat film porno ya?”
“iya bulik habisnya…”
belum selesai saya bicara bulik berkata
“tapi belum pernah lihat yang begini kan? belum pernah lihat wanita eek tempik kencing dan anus nya ngeluarin tai kan?”
“belum bulik, baru kali ini”
“terus gimana rasanya? kamu ngaceng kan le?”
“iya bulik”
“kamu pernah ngeloco le?”
‘apa itu bulik?’
“ngocok” jawab bulik
“ooohhh… pernah bulik”
“kalo kamu mau ngeloco aja sambil lihat bulik, mumpung masih pagi”
“gak papa bulik?”
bulik hanya mengagung sambil melihat kontol saya, saya yang sudah sangat terngsang dan ngaceng karna ulah ibu terlebih ulah bulik saya langsung saya menggenggam kontol saya dan ngocok di depan bulik.
“enak po gak le?”
“enak banget bulik”
bulik mulai terlihat nafsu juga melihat saya ngocok di depan dia sambil sama2 jongkok.
“biar kamu tambah ngaceng bulik nungging ya le, kamu bisa lihat anus bulik yang ngeluarin tai’
saya hanya manjawab “iya bulik’
kemudian bulik saya nungging di depan saya mengarahkan anusnya yang berjembut di depan muka saya tampak bulik mengejan agar tai nya segera keluar “eeeeegghhhggggkkkkk’ suara bulik saat mengejan, dan suara kentut bulik terdengar bersamaan dengan tai bulik yang keluar sedikit “ppppprrrrrrtttttttttttttt… brruuuuttttttt, jrooootttttttt’ suara anus bulik bergetar dan mengeluarkan tai yang tercecer di lantai kamar mandi, bulik pun langsung jongkok kembali menghadap saya yang sedang ngocok sambil melet2 tak sadar seperti anjing sambil mengocok kontol dengan menggunakan sabun, bulik juga mnggosok2 tempik nya di depanku sambil berkata vulga “leee…. kontolmu ngaceng to lee.. peli mu gedi lee,,, besar…’
sambil mengocok tempiknya sendiri ‘iya bulik, tempikmu ngacengi bulik, seksi, dan tak lama barengan dengan teriakan kami berdua bulik terlabih dahulu orgasme “crit,crit,cuuurrr” air kenikmatan dari tempik bulik tumpah di lantai Wc dan kamar mandi, sebelum saya muncrat bulik menggantikan tangan saya mengocok kontol saya sambil memperlihatkan ekspresi binal dan ganas yang luar biasa sambil berteriak tanpa peduli terdengar ibu saya “ayoooo lee… muncratin pejuhmu,,, ayo kontooollll,,,, ayo lee… ayo kontol bagusss…. muncrat di muka bulik, sini cah baguss.. muncratin mani mu, sepermamu, pejumu…. pejuhh,,,, sini pejuuhhhhh” dan sedetik kemudian “croootttt…crooottt…crooootttt….cuuurrrrrr…..suuuurrrr” mani saya menyirami muka bulik, dada dan daster bulik, ketek berjembut bulik yang seksi hingga basah.

Tags :
Cerita Dewasa Terbaru
Cerita Dewasa Hot
Cerita Dewasa Bugil
Cerita Dewasa Ngentot memek

Recent search terms:

  • amazon
  • ngewe celana dalam bunda
author
Author: