Cerita Sex Memperkosa Cewek Cantik

1436 views

cerita Sex Memperkosa wanita Cantik-Pada medio bulan Maret tahun 1990-an, desaku kehadiran segerombol mahasiswa yang bakal melaksanakan KKN. boleh jadi karna ini ialah anyar pertama kalinya desaku jadi lokasi tujuan KKN alhasil masyarakat desaku amat bahagia mengikuti bakal terdapat mahasiswa yang bakal turut menolong memudahkan bobot dalam membentuk dukuh kita terpenting kepala dusunnya.

bertepatan rumah bercokol yang di pinjamkan oleh kepala desa buat segerombol mahasiswa itu berdampingan atas rumah aku, alhasil dengan cara spontan aku jadi bisa bergaul atas mereka. Mereka beranggotakan delapan orang, lima di antaranya pria, tiga yang lainya wanita. mayoritas mereka enggak orang Yogya asli. Mereka terdapat yang berawal dari Bandung, Sumatra, serta Sulawesi, hanya satu orang yang berawal dari Yogya.

 

Cerita Sex Memperkosa Cewek Cantik
Cerita Sex Memperkosa Cewek Cantik

 

Mereka ditugaskan oleh kepala desa dukuh aku buat membentuk satu buah kamar mandi biasa buat alat dukuh yang selagi ini belum tersadar. tiap hari, kala mereka sibuk atas karier mereka, saya senantiasa mengacuhkan salah satu badan wanita dari ketiga mahasiswi itu. beliau berjulukan Windy, umurnya sekeliling 22 tahun, lebih berumur 3 tahun denganku ketika itu. Tingginya sekeliling 167 centimeter, asalnya dari Bandung. Para pembaca ingat seorang diri kan bila orang Bandung biasanya berkulit putih bagus.

saya senantiasa mengacuhkan Windy karna badannya yang bagus serta semok itu, beliau mengenakan BH yang berdimensi boleh jadi sekeliling 34 ataupun lebih, karna benar payudaranya amat menjendul, lagi pula ketika kegiatan beliau cuma memakai busur kencang serta mengenakan celana gunung cuma pada bagian atasnya aja, boleh jadi karna panas alhasil bagian bawahnya enggak dipakainya ketika beroperasi, walaupun ketika berdiri cuma hingga dengkul, tapi ketika bertinggung ataupun bersandar bersila, pahanya yang putih bagus itu amat kelihatan nyata serta ketika berkeringat, BH-nya kelihatan nyata karna tercetak terhantam keringat. saya nyata amat goyah serta bersemangat, lagi pula di desaku sedikit memandang wanita putih secantik beliau.

sesuatu kala, ketika mereka lagi beroperasi keras, tidak tahu kenapa Windy meminta diantarkan temannya ke lokasi tinggalnya yang berenggang sekeliling 200 meter dari lokasi kerjanya, saya langsung mengikutinya karna cuma perempuan itulah yang saya sukai badan seksinya.

sebaik saja sampai di rumah mereka, Silvi kawan Windi yang mengantarkannya, diminta Windi buat lekas balik ke teman-temannya buat menolong karier yang lagi mereka kerjakan biar lekas beres. boleh jadi karna kecapekan, beliau langsung pergi ke kamar mandi buat menyehatkan diri. karna rumah yang ditempatinya enggak termasuk rumah orang banyak sehingga kamar mandinya juga pula biasa sekali, pintunya aja cuma dibuat dari ayan yang enggak dapat tertutup muktamar, bagian bawahnya terbuka sekeliling 5 centimeter, serta bagian kanan ataupun kiri pintu pula gampang diintip. saya telah ingat atas rupa kamar mandi ini karna saya kerap mengintip berselindung dua anak bungkus Kadus yang lagi SMP serta SMU ketika mereka mandi. walaupun mereka beraut manis tapi lagi bertekuk lutut putih serta sensual ketimbang sang Windi.

saya masuk melalui laman belakang karna kamar mandinya pula terdapat di laman belakang. boleh jadi karna telah merasa terjaga sehabis pintu depan ditutup serta dikunci muktamar, beliau mandi atas bebas dengan menyanyi-nyanyi lagu pop Britney Spears kesukaannya. ketika saya mulai mengintip, beliau lagi bertinggung buat berkemih alhasil saya mulai cemas barangkali beliau melihatku karna beliau bertinggung berkunjung pintu depan kamar mandi sebaliknya saya mengintipnya dari bawah pintu. tapi untungnya beliau cuma memandang ke bawah dek.

ketika beliau berkemih itulah saya merasa terangsang. Vaginanya kelihatan nyata karna terbuka luas atas bulu-bulunya yang berkeluk-keluk serta rimbun, serta yang setidaknya kusukai dari beliau pastinya ialah karna beliau lagi anak dara. saya jadi mau merasakan gimana rasanya faraj wanita yang lagi anak dara karna selagi ini saya cuma bercintaan serta berkaitan akrab atas perempuan yang telah enggak anak dara serta enggak secantik beliau.

sehabis beliau beres mandi, saya mau lekas pergi dari rumah itu, tetapi karna hari itu hujan, saya tercekluk ketika memanjat dinding serta mengantuk jambangan tumbuhan sampai beliau langsung pergi dari kamar mandi atas cuma mengisolasi tuala buat memandang suara apa itu serta langsung memergokiku.

Loh abang, kenapa disini, lagi ngapain anda abang ?.
Eh.. Emm.. saya ee.. Lagi manjat dinding tetapi kepeleset, ujarku berargumen.

karna telah tidak kuat memandang badannya yang putih bagus serta harum itu saya mendekatinya serta tanpa adat langsung kusekap mulutnya. atas gampang saya bisa meringkusnya atas mengikat tangannya karna di lokasi itu ada melimpah tali-tali tambang, serta kuseret beliau ke dalam kamar tidur tidak tahu punya siapa. Di danau saya buka ikatannya serta langsung kurebut handuknya alhasil beliau bugil bundar.

janganlah abang, janganlah, anda kan tetangga, beliau cuma bisa meratap serta memohon-mohon ketika saya membebaskan segala bajuku.
memang saya pikirin, saya dah enggak kuat ngeliat badan sensual lu! !, bentakku.

Pistolku yang berukuran 18 cm ini langsung tegak menodong ke arahnya. Aku langsung menubruk dia. Karena ia melakukan perlawanan terpaksa aku menampar dan sedikit mencekiknya, karena hanya dengan cara inilah ia akhirnya dapat lemas dan menyerah tanpa membuat lecet kulit putih mulusnya. Aku mulai menciumi bibir tipisnya dan menjilati wajahnya sambil meremas-remas payudara dan memelintir putingnya, lalu aku melumat payudara dan menggigiti putingnya.

“Aah.. Aah sakit Mas!”, rintihnya lalu aku mulai meletakan penisku di atas vaginanya.
“Jangan digituin Mas, ampun Mas”, ia memohon sambil mengeluarkan air matanya.
“Santai aja Mbak, enak kok”
“Jangan Mas, jangan.. Aacchh.. Aacch.. Uucch sakit.. Ooch!!”, ia menjerit kesakitan saat aku berusaha keras memasukkan penisku ke dalam vaginanya yang masih tertutup rapat.

Lalu kubalik posisi tubuhnya sehingga ia berlutut dan kutampar-tampar pantatnya hingga memerah, sambil kujilat-jilat pantat mulusnya.

“Wow, pantat Mbak indah juga, bulet tapi juga sekal banget”

Saat hampir kumasukkan penisku ke duburnya tiba-tiba pintu terbuka dan ada orang masuk. Windi tahu bahwa itu pasti temannya sehingga ia langsung berterika meminta tolong. Orang itu mendengar teriakan Windi lalu langsung menuju kamar ini hingga ia terkejut bukan main begitu juga denganku

“Hey, sedang apa kau?”
“Eh.. Mm anu aku..” aku bingung menjawabnya.

Windi sempat lega melihat salah seorang temannya datang. Teman pria Windi itu sempat ingin marah ketika Windi akan kusodomi. Tetapi ketika ia melihat kemolekan tubuh Windi, ia jadi terdiam sesaat. Mungkin ia juga terangsang, karena saat aku melihat bibirnya ia mengucapkan kata “Wow” dengan lirih secara tidak sengaja. Tanpa disangka ia lalu malah memberi suatu penawaran kepadaku.

“Kalo lu ngasih aku bagian dari tubuh sexy ini, aku nggak bakalan ngomong ama tetangga sebelah, OK?”
“Oh boleh saja, kita nikmati bareng-bareng aja.” tentu saja aku setuju dari pada dikeroyok masa.

Dia langsung membuka bajunya yang sudah basah terkena hujan.

“Loh, Rob kamu ini gimana sih, aku ini temanmu” Windi merasa kecewa ketika ia melihat temannya itu sedang mengeluarkan batang kejantanannya dari CD-nya.
“Iya aku juga tau lu ini temanku, tapi kan cuman teman KKN aja dan selama ini aku selalu terangsang ngeliat tubuh lu saat ngintip lu mandi, he.. he.. he”, ujarnya.

Aku langsung melanjutkan kegiatanku tadi. Saat Windi masih berdebat dengan temannya, langsung saja kumasukkan penis 18,5 cm-ku ini ke lubang duburnya.

“Robi, kamu ini kurang aj.. Aacchh.. Aach.. Oocch!!” ia menjerit kesakitan.
“Ooch.. Aacch.. Yes wauw biar seret tapi enak tenan Win duburmu!!”, ujarku.

Temannya pun tak tinggal diam, ia langsung menyodorkan batang kemaluannya ke wajah Windi.

“Nah Win entot nih kontolku, ha.. ha.. ha!!”, ia memaksa membuka mulut Windi dengan menjambaknya.
“Please Rob, please.. mmph.. mmphh!”.

Windi merasakan siksaan sampai hampir muntah, karena memang ia belum pernah mengulum penis seseorang. Kugenjot-genjot penisku, karena aku senang jika melihat payudaranya bergoyang-goyang.

“Aach.. Oocchh.. Yes!!”.

Akhirnya kusemprotkan cairan spermaku ke lubang duburnya. Si Robi pun ikut menyemburkan cairan kentalnya ke mulut Windi dan memaksanya untuk menelan semuanya dan menjilati sisa-sisa sperma yang masih menempel di penisnya. Lalu kami beristirahat sebentar sambil merokok dan menonton film porno di ruang tengah. Lalu temannya yang ternyata bernama Robi itu mampir ke warung sebelah untuk membeli vitamin penambah tenaga dan obat kuat.

Setelah 30 menit, hari masih hujan lebat sehingga teman-temannya yang lain kemungkinan masih akan lama pulangnya. Kami pun meneruskan memperkosa Windi. Ia mengira penderitaanya sudah berakhir karena saat aku menghampirinya, ia sudah memakai CD-nya kembali. Ia pun terkejut saat aku menghampirinya sehingga ia melakukan sedikit pemberontakan tapi tidak berhasil lalu langsung kutampar hingga jatuh dan Robi melepaskan kembali CD-nya.

“Tolong sudahi saja Rob, aku sudah cape”, mohonnya.
“Hey aku kan belum nyoba vagina lu tau!”

Robi berbaring telentang di kasur dan mengangkat tubuh Windi dengan posisi tengkurap menghadap dirinya, dan langsung menghujamkan penisnya ke vaginanya.

“Aacchh.. Uucchh.. Sst tolong, udah aja Rob, sakit..!”, rintihnya.

Tanpa kutunggu-tunggu, aku langsung ikut menunggangi tubuh Windi dan memasukan penisku ke vaginanya sehingga penisku dengan penis Robi bergesekan dalam satu vagina hingga lapisan klitoris Windi robek dan berdarah.

“Aacchh.. Aacch.. Uucch.. Sstt aduuh sakit banget, toloong!!”

Setelah sekitar 25 menit, Robi menyemprotkan spermanya dulu lalu mencabutnya, dan tubuh Windi kubalikkan telentang. Lima menit kemudian ganti aku yang menyemprotkan cairan hangat dan kentalku. Aku pun lemas dan menindih tubuh seksinya tapi tidak langsung mencabut penisku dari vaginanya. Windi pun juga sudah sangat lemas tidak berdaya.

Karena hujan sudah mulai agak reda, Robi langsung mengeluarkan HP-nya dan memfoto bagian-bagian vital tubuh telanjang Windi untuk mengancam Windi agar tidak membuka mulut kepada siapapun. Lalu kami memakaikan bajunya. Saat kemudian 2 orang lagi temannya datang, kami terlihat sedang menonton TV bersama. Meskipun wajah Windi terlihat sedih, mereka tidak mengetahui dan tidak mempedulikannya karena memang hubungan mereka belum begitu akrab sebab mereka semua berbeda jurusan apalagi baru saling kenal beberapa hari. Tetapi beberapa hari kemudian, Windi akhirnya mengaku kepada keluarganya bahwa ia telah diperkosa oleh saya dan temannya saat KKN, sehingga kami pun ditangkap oleh polisi dan dipenjara selama 2,5 tahun.

Setelah kejadian itu, warga desa saya menjadi trauma karena takut kejadian itu akan terulang lagi dan itu telah memperburuk nama desaku. Sejak saat itu jika ada KKN lagi, penduduk desa saya meminta para anggota KKN khususnya cewek harus berpakaian sopan dan tidak merangsang, karena pemuda di desaku memang jarang keluar desa, sehingga agak mudah terangsang jika melihat cewek cantik dengan pakaian yang sedikit menggoda

Recent search terms:

  • cerita janda cantik
  • cerita memperkosa kawan mandi
  • Memek pamer delapan
  • memperkosa wanita cantik
author
Author: