Cerita Sex Terbaru : Nikmatya Bercinta Dengan Anak BOSKU Yang Binal

1714 views

Cerita Sex Terbaru : Nikmatya Bercinta Dengan Anak BOSKU Yang Binal

cerita Sex, Sex Hot teranyar, cerita berumur, Ngentot Cerita Sex teranyar: Nikmatnya gender atas Anak Bosku Yang babil – Cerita berumur teranyar ini dimulai dari seorang berjulukan Rudi Hataro, ciri-ciriku ialah wajah ganteng ,. badan langsing, kulit sawo matang, serta kira-kira tinggi, umurku ialah 18 tahun.

Tp saya tidak kuliah serta menentukan buat mencari karier buat mengjhidupi keluargaku, ketika SMA dulu melimpah perempuan yg menyukaiku karna saya benar ganteng, tetapi jujur ​​tak terdapat yg dapat melarutkan hatiku. -cerita sex terbaru- saya anyar aja lolos dari SMA serta bakal mencari karier.

Akupun memandang lowongan karier di quran, yg menarik perhatianku ialah satu buah gerai busana yg anyar buka, mereka mencari seseorang karyawan, saya angkat kaki ke gerai itu dgn lekas menggunaka sepeda motorku.

sehabis sebelah jam akibatnya saya memandang satu buah gerai blus, menurutku gerai itu agak besar, akupun masuk ke situ, tidak terdapat seorangpun eksepsi seseorang bibi yg kurang lebih berumur 50 tahun di lokasi bendaharawan, akupun menghampirinya, saya mesem serta beliau membalas senyumanku,

Eh, nyonya, aku mencari karier Kataku buka dialog

Oh, bercakap-cakap, karyawan kita anyar aja pergi, anda bisa beroperasi di sini

cerita berumur teranyar, sehabis itu nyonya itu jelaskan mulai dari cara, aturan menegur, aturan menjamu, serta lain lain.

astaga, anda lekas ambil, betul? tutur nyonya itu dengan mesem

Akupun mesem minim aja. akhirnya kukihat nyonya itu berjulukan nyonya Leni, kulitnya berona putih, rambut jauh, serta mukakira-kira cantik menurutku.

beliau jg anyar aja memahami namaku.

tangkap (suara) Adi, saya ingin pergi sesaat, anda bantu awasi gerai ini

astaga, tp aku anyar beroperasi nyonya

tidak apa-apa, belakang bakal kusuruh putriku turun menemanimu

Hmmmm, ok, lah Jawabku mesem.

Nyonya Leni juga memanggil julukan

Nayla, Nayla, dari belakang pintu di sisi bendaharawan suara suara seseorang perempuan.

kemudian perempuan itu juga pergi, benar saya heran gag, perempuan berjulukan Nayla itu benar cantik, alit serta kira-kira montok, payudaranya agak besar, pantatnya montok bermuatan, kulitnya putih, rambut hitam jauh, serta senyumannya ialah senyuman termanis yg sempat kulihat, kuakui saya jatuh cinta pada amatan pertama kuk. sehabis nyonya Leni pergi, kuberanikan diri buat menyapanya

Hai

Hai, karyawan anyar, betul?

bercakap-cakap Jawabku mesem

Kamipun berbicara bicara sesaat, dapat kuketahui Nayla kini dewasa 18 tahun, bunda ialah seseorang perempuan sibuk, sedemikian itu jg atas kancap, jadi beliau kerap menolong melindungi gerai, tidak lamban setelah itu seseorang klien hadir, akupun melayaninya agarnya dapat berbicara bicara atas nayla, sehabis klien itu memperoleh benda yg beliau inginkan serta beri uang, akupun balik ke dekat bendaharawan.

kalau jam kini lagi antap, Rud, belakang sekeliling jam 3 anyar gempar

Ohhh, akupun menganggut

mesti kuakui Nayla amat enak, segala ocehan jadi nyambung, anyar pertama kali ini saya serupa perempuan ini.

Apakah anda telah memiliki kekasih? Tanyaku penasaran

Belum, kalau anda?

saya jg belum

Oh, anda sama-sama single, dong tuturnya dengan mesem

Akupun mesem, rasanya saya mau membalas anda ingin tdk serupa saya? Tp saya tdk berani mengatakannya, jujur ​​pertama ini saya dapat rumpi lamban atas seseorang perempuan. Keringatku tidak berakhir berambai-rambai bakat saya gugup.

Panas, betul? pertanyaan Nayla

Hmmm, tdk, kenapa Jawabku

Hehehe, anda keringatan, betul?

bercakap-cakap, anggukku ganti candanya

sehabis 5 menit seseorang klien masuk lagi, akupun melayaninya serta balik ke Nayla

Rud, anda enak, betul, orangnya?

saya terjawab dengarnya, nyatanya leluconku yg dari mulanya kuluncurkan dapat melarutkan hatinya

Ah, anda jg enak, kenapa Jawabku atas mesem

muka cantiknya mesem manis, penisku kerasa tidak dapat diturunkan, amat bengkak. kita bertimbang pandang sesaat, kemudian kuberanikan diri buat dicium, jantungku serasa berdegup cepat, nayla kira-kira kaget, tp beliau tidak berbalik muka, kukulum bibirnya dgn sebati, kita berkecupan versi french kiss, ini ialah kecupan pertamaku

keadaan kian menajam, kuberanikan diriku buat mnyentuh payudara 34 B nya, Nayla kira-kira kaget, tp karna bablas keinginan beliau senang tanganku dengan dengan ngomong mulutnya, nayla memberhentikan permainanku.

Rud, anda kunci pintu dulu, lah, malu bila diliat orang belakang

Akupun berjalan atas lekas ke pintu depan, lekas kukunci pintu itu serta kuganti ciri di pintu jadi CLOSE

kemudian saya lekas bepergian kea rah Nayla, Nayla mengajakku masuk ke dalam kekonya serta beliau mengajakku ke arahnya, sehabis hingga ke kamarnya di dek 2, kuberanikan diri buat menciumnya lagi, Nayla membalas ciumanku dgn sebati.

Sementara tanganku balik meremas payudara Nayla yg telah memadat, sehabis lima menit kuberanikan diri buat membuka pakaianku satu persatu, ketika penisku yg besar terbambang, nayla cukup terkejut serta kira-kira benci, ini boleh jadi pertama kalinya beliau memandang satu buah *****, sementara selagi ini saya tidak sempat berkaitan tubuh, saya cuma terdapat ilmu dari film biru yg senantiasa kutonton.

Nayla tidak ingat mesti bersama-sama apa atas penisku yg dari mulanya telah mengejang, beliau cuma memandanginya dengan menyentuhnya atas jarinya, kutuntun beliau biar membungkuk serta berjolak penisku

Ah, benci, Rud, tak ingin ah tolaknya

mari lah, nay, entar anda akan merasakan kenikmatan kataku memastikan

Nayla akibatnya menyetujuinya tidak tahu karna beliau telah bersemangat ataupun terhasut tutur kataku, beliau memuatkan penisku ke dalam mulutnya, kemudian beliau mengulumnya atas halus, pertama kerasa kira-kira kelu, tp sehabis terbiasa, kulumannya kerasa nikmat, buatku telah kenikmatan yang belum sempat kurasakan. sehabis senang main atas penisku Nayla balik berdiri serta senyum manis yang telah membikin nafsuku melambung, kubuka bajunya atas perlahan-lahan, beliau tidak menyangkal, justru tersenyumPasti beliau telah keinginan pikirku, hingga nayla bugil bundar, kulihat pandangan yg amat bagus di depanku, payudaranya yg montok atas puting corak pink yg telah memadat, sementara memeknya lagi berona merah belia, ditumbuhi bulu bulu lembut.

Akupun menjilat payudaranya dan memainkan putingnya, Nayla agak kegelian, tetapi dia menikmatinya, terdengar dari desahan kecilnya dan rontaan pelannya, setelah puas dgn payudaranya, aku melakukan French kiss denganya sbentar sambil tanganku menelusuri memek perawannya.

Memeknya masih mulus dan halus pertanda Nayla sering merawatnya, setelah puas, akupun menuntun Nayla ke tempat tidurnya, lalu kubaringkan di sana

�Apa yg akan kamu lakukan, Rud?�Tanyanya heran

�Aku akan menusukkan penisku pada memekmu, agak sakit sebentar, tp nanti akan sangat nikmat deh�Kataku padanya

�Jangan, Rud, aku masih perawan�

Tak kudengarkan lagi kata-katanya karena terlalu nafsu, kuarahkan penisku pada memek Nayla yg sudah basah, sementara Nayla hanya bisa berkata �Jangan, Rud�, sebenarnya aku agak kasihan, tetaapi aku sudah terlanjur nafsu, kumasukkan penisku perlahan pada memeknya yg basah.

Nayla berteriak dgn keras saat kupaksakan masuk penisku, penisku sulit masuk karena memek Nia masih sempit, saat kumasukkan perlaha, wajah cantik Nayla mengeluarkan air mata dan Nayla mendesah kesakitan.

Akhirnya setelah lima menit, seluruh penisku masuk dalam memeknya, seperti yg kuduga, Nayla merasakan kenikmatan luar biasa, saat semula dia meronta, dia kini sudah tenang dan menikmati permainanku, kutusukkan secara perlahan lalu semakin cepat,

�Ahhh, Rud, enak, Rud, ahhh, terusin, Rud, Akkkhh�

Kurasakan penisku seperti dipijit oleh memeknya, sangat nikmat terasa sehingga aku memejamkan mataku menikmati kenikmatan itu, kuteruskan memajumundurkan penisku pada memeknya yg sempit, Nayla mendesah kecil sambil memejamkan mata, air mata masih mengalir di pipinya sementara tubuhnya berkeringat.

Saat kulihat wajahnya yg berkeringat, entah kenapa aku semakin nafsu, sehingga kucepatkan tusukanku yg membuat Nayla mendesah semakin keras, sementara penisku dipijat dgn lebih keras oleh memeknya.

�Akkkhh, Ssssst, ahhhhh, Rud, enak, Rud, Ahhhh�Begitulah kata yg muncul dari mulut Nayla pertanda dia suka dgn permainanku

Stelah 20 menit kurasakan kenikmatan itu, Nayla mengalami orgasme hebat, cairan hangat keluar dari memeknya, akupun mencabut penisku, lalu kukocokkan dgn cepat di depan wajahnya, spermaku berceceran di wajahnya

Nayla pun terbaring lemas, semula aku kasihan karena dia sudah capek, tp setelah melihat tubuhnya yg dipenuhi keringat yg memancing nafsuku, akupun berniat melanjutkannya.

Aku segera duduk di tempat tidur, lalu kutuntun tubuhnya agar memeknya pas di atas penisku, setelah mencapai posisi ideal, akupun memasukkan penisku ke dalam memeknya yg masih basah, kudengar Nayla mendesah kecil saat penisku berhasil masuk lagi ke dalam memeknya.

Lalu kunaikturumkan tubuh mungilnya semakin cepat sehingga desahan Nayla semakin keras, rambut panjangnya kadang menyentuh wajahku, kurasakan penisku dipijat oleh memeknya lebih keras dari tadi, itu malah membuatku merasa semakin nikmat,

�Ahhh, Rud, terusin, Rud, Ahhh, lebih cepat lagi, di�

�Oke, sayang�

Kucepatkan frekuensi tusukanku yg menambah kenikmatan pada Nayla, dia mendesah dgn kenikmatan

�Ahhh, Rud, nikmat banget, Rud, Ahhhh, Ssssst�

Sementara aku baru kali ini merasakan kenikmatan seperti ini, pijatan pada penisku sangat nikmat, membuatku mendesah kecil sementara tubuhku tak berhenti mengeluarkan keringat, setelah 20 menit kunaikturunkan penisku pada memeknya.

Memek Nayla kembali mengeluarkan cairan hangat, kubaringkan tubuhnya yg sudah lemas lalu kukeluarkan spermaku di dadanya, kamipun terbaring lemas dan berpelukan dalam keadaan telanjang.

�Gimana, Nay?Enak, gak?�Tanyaku

�Wah, enak banget, Rud, baru kali ini aku merasakan kenikmatan seperti ini, terima kasih, ya?�Dia berkata sambil tersenyum padaku

�Aku yg berterima kasih, Nay�Kataku membalas senyumannya

Kamipun segera membersihkan diri, kulap bekas darah perawan Nayla, lalu kami mandi bersama dan kembali menjaga toko, di depan toko sudah berjejer beberapa pelanggan.

Akupun segera membuka pintu dan mmpersilahkan mereka masuk, aku dan Nayla melayani mereka, sampai jam 05.00 Nyonya Leny pulang, dia suka dgn cara kerjaku, dan dia menerimaku menjadi pegawai tetap.

Aku masih meneruskan bercinta dgn Nayla pada saat jam sepi dan seperti tak terjadi apa � apa, aku sungguh beruntung bekerja di toko ini, dan Nayla adalah Wanita tercantik dan terhebat yg pernah kutemui.

author
Author: